
Klambu – Pemerintah Kecamatan Klambu melaksanakan kegiatan Bina Operasional Keluarga Berencana (BOKB) Tahun 2026 pada hari Jumat, 17 April 2026, bertempat di Gedung PLKB Kecamatan Klambu. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung dengan lancar serta penuh antusias dari para peserta yang hadir. Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Klambu Bapak Rustamaji, S.STP., M.Si., Sekretaris Camat Klambu Ibu Jaidah, S.Sos., M.M., Kepala Puskesmas Klambu atau yang mewakili, Kepala Korwilcam Pendidikan Klambu atau yang mewakili, Kasi Kesra Kecamatan Klambu, Koordinator BP3AKB Kecamatan Klambu, TKSK Kecamatan Klambu, PKH Kecamatan Klambu, Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) dari Desa Menawan, Desa Wandankemiri, dan Desa Selojari, serta Kepala SPPG Klambu.
Dalam sambutannya, Camat Klambu menyampaikan bahwa kegiatan BOKB ini merupakan sarana penting untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program pembangunan keluarga, khususnya dalam percepatan penurunan stunting. Ia menekankan bahwa 1000 Hari Pertama Kehidupan merupakan momen yang sangat berharga dalam menentukan kualitas generasi mendatang.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Kader TPK merupakan ujung tombak yang paling dekat dengan masyarakat. Peran mereka sangat strategis dalam memberikan edukasi terkait kesehatan, gizi, dan pola asuh yang baik di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dan perhatian yang optimal terhadap kader, termasuk terkait mekanisme insentif. Dalam forum tersebut juga dibahas mengenai teknis pemberian insentif kader berdasarkan juknis yang berlaku, dimana kader PIC 3B mendapatkan insentif sebesar Rp1.000 per ompreng. Sebagai contoh, apabila di suatu wilayah terdapat 100 sasaran 3B dengan 5 kader, maka pembagian insentif diserahkan kepada kader secara musyawarah. Selain itu, disampaikan pula pentingnya transparansi dalam pengelolaan insentif, khususnya di wilayah Terkesi yang pada tahap awal pelaksanaan masih menghadapi kendala keterbukaan informasi.
Koordinator kegiatan juga menekankan pentingnya pendataan yang akurat per pos pelayanan, serta koordinasi yang baik antar desa. Untuk wilayah Kecamatan Klambu, sistem koordinasi telah dibentuk dengan adanya koordinator di masing-masing desa guna mendukung kelancaran distribusi dan pelaporan kegiatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang lebih kuat antar pemangku kepentingan, serta meningkatnya kapasitas kader dalam mendukung program pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kecamatan Klambu.


