Apitan : Kenduri Bersama di Atas Daun
- Details
Perayaan Apitan Sedekah Bumi tahun ini digelar dengan dua rangkaian acara utama, yaitu Kirab Budaya dan Kenduri (Makan Bersama). Kedua rangkaian ini disambut antusias oleh warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua.
Puncak acara Apitan ditandai dengan kenduri atau makan bersama yang digelar secara sederhana namun penuh kehangatan. Warga duduk bersila bersama di atas hamparan terpal, mengelilingi hidangan khas yang disajikan di atas daun pisang dan daun jati — sebuah kearifan lokal yang mencerminkan kesederhanaan, kebersamaan, dan kedekatan masyarakat dengan alam.
Hidangan berupa nasi dan lauk-pauk tradisional khas Grobogan disantap bersama tanpa memandang perbedaan jabatan maupun status sosial. Tokoh agama, tokoh masyarakat, aparatur desa, anggota Babinsa, hingga warga biasa duduk berdampingan dalam satu lingkaran kebersamaan yang hangat dan penuh keakraban.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Klambu Rustamaji, S.STP., M.Si menyampaikan apresiasinya atas antusias seluruh warga desa yang turut menyukseskan tradisi Apitan Sedekah Bumi tahun ini.
"Apitan Sedekah Bumi bukan sekadar tradisi biasa. Ini adalah warisan leluhur yang mengajarkan kita untuk senantiasa bersyukur, hidup rukun, dan bergotong royong. Saya bangga seluruh Desa di Kecamatan Klambu kompak menggelar tradisi ini ," ujar Rustamaji.
Beliau juga menekankan pentingnya pelestarian tradisi Apitan sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Klambu yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.
"Di tengah arus modernisasi yang semakin deras, kita harus tetap menjaga akar budaya kita. Apitan mengajarkan nilai-nilai luhur yang sangat relevan hingga hari ini — syukur, kebersamaan, dan cinta terhadap alam," tambahnya.
Tradisi Apitan Sedekah Bumi yang telah berlangsung turun-temurun ini mengandung nilai-nilai luhur yang tetap relevan di era modern, di antaranya: Rasa Syukur ,Gotong Royong , Cinta Alam ,Kebersamaan dan Pelestarian Budaya [Menjaga warisan leluhur sebagai identitas bangsa]
Dengan semangat "Guyub Rukun, Klambu Maju", seluruh elemen masyarakat Kecamatan Klambu bersatu dalam melestarikan tradisi, mempererat persatuan, dan bersama-sama membangun wilayah yang sejahtera, berbudaya, dan bermartabat.





