GROBOGAN – Tradisi Boyong Grobog kembali digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-300 Kabupaten Grobogan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengenang sejarah panjang berdirinya Grobogan sekaligus memperkuat komitmen pelestarian budaya daerah. Acara dilaksanakan pada tanggal 03 Maret 2026 pukul 06.30 WIB dari wilayah Kecamatan Grobogan. Setelah prosesi pembukaan, kirab budaya diberangkatkan menuju Pendopo Kabupaten Grobogan sebagai titik akhir rangkaian kegiatan. Sepanjang rute kirab, masyarakat tampak antusias menyaksikan jalannya prosesi yang berlangsung tertib dan penuh khidmat.
Sejumlah unsur pemerintah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Camat Klambu beserta istri. Selain itu, para kepala desa se-Kecamatan Klambu bersama suami maupun istri juga tampak mengikuti dan memeriahkan jalannya acara. Camat Klambu menjadi salah satu peserta kirab yang berjalan bersama rombongan, menunjukkan dukungan dan partisipasi aktif dalam peringatan tiga abad Grobogan. Kirab budaya menampilkan beragam simbol sejarah serta kesenian tradisional yang mencerminkan identitas dan kearifan lokal masyarakat Grobogan. Momentum ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga sarana refleksi atas perjalanan panjang daerah dalam menghadapi berbagai dinamika pembangunan.
Melalui semangat Boyong Grobog, seluruh elemen masyarakat diharapkan terus menjaga persatuan, mempererat kebersamaan, serta berperan aktif dalam membangun Grobogan agar semakin maju dan sejahtera di masa mendatang.
Klambu – Kecamatan Klambu melaksanakan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) pada 18 Februari 2026 sebagai tindak lanjut arahan Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 tanggal 2 Februari 2026.
Gerakan ini mengajak seluruh ASN/karyawan/pegawai di jajaran perangkat daerah, instansi vertikal, dunia usaha, serta masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah.
Di lingkungan Kecamatan Klambu, kegiatan diwujudkan melalui kerja bakti, pembersihan area kantor, penataan taman, serta pengelolaan sampah. Melalui Gerakan Indonesia ASRI, diharapkan tumbuh kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan demi mendukung pelayanan publik yang lebih nyaman dan optimal.
Klambu – Pemerintah Kecamatan Klambu menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Grobogan Tahun 2027 pada hari Rabu, 11 Februari 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Perekonomian Daerah yang Inklusif, SDM Berkualitas dan Pelayanan Publik yang Modern” sebagai wujud komitmen dalam merumuskan arah pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Musrenbang yang berlangsung dengan tertib dan penuh antusias ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya Anggota DPRD Kabupaten Grobogan Daerah Pemilihan V yaitu Ibu Hj. Lusia Indah Artani, S.E., M.M., Bapak H. Musafak, S.H., dan Bapak H. Muhamad Misbah, S.Ag., M.Si. Turut hadir pula Tim Monitoring Musrenbang RKPD Kabupaten Grobogan, Camat Klambu Bapak Rustamaji, S.STP., M.Si., Sekretaris Kecamatan Klambu Ibu Jaidah, S.Sos., M.M., Ketua TP PKK Kecamatan Klambu Ibu Siti Alaenal Rustamaji, para Kepala Seksi, Kepala Bagian serta karyawan/karyawati Kecamatan Klambu, dari unsur Forkopimcam, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kapolsek Klambu AKP Raden Enggal Agung, S.H., dan Danramil Klambu KAPTEN CBA Sugeng Santoso, serta tamu undangan lainnya yang turut berpartisipasi dalam memberikan masukan bagi pembangunan daerah.
Camat Klambu, Bapak Rustamaji, menegaskan bahwa Musrenbang RKPD tingkat kecamatan memiliki peran strategis sebagai sarana koordinasi bagi para pemangku kepentingan dalam menentukan arah pembangunan yang menjadi prioritas. Forum ini menjadi tempat untuk menampung berbagai aspirasi dari desa, kemudian diselaraskan dengan kebijakan pembangunan Kabupaten Grobogan agar perencanaan dapat berjalan selaras dan terarah.
“Melalui Musrenbang RKPD kecamatan, para pemangku kepentingan dapat berdiskusi dan mencapai kesepakatan terkait program kegiatan prioritas yang berasal dari usulan rencana pembangunan desa, lalu disinergikan dengan prioritas pembangunan di tingkat kabupaten,” terang Rustamaji. Ia menambahkan bahwa seluruh desa di Kecamatan Klambu telah melaksanakan Musrenbangdes pada triwulan ketiga tahun 2026. Hasilnya berupa DU-RKP Tahun 2027 yang kemudian dijadikan dasar dalam pembahasan pada Musrenbang kecamatan.
Kecamatan Klambu juga memperkenalkan inovasi berupa pelaporan hasil Musrenbangdes secara online melalui aplikasi Si-Rencang (Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan) yang telah terhubung dengan website resmi kecamatan. “Terobosan ini diharapkan dapat mempercepat proses pelaporan, memudahkan pengelolaan arsip secara digital, serta meningkatkan transparansi informasi kepada masyarakat,” jelasnya.
Selain menjadi forum perencanaan pembangunan, pelaksanaan Musrenbang RKPD di Kecamatan Klambu juga diramaikan dengan kehadiran stand UMKM dari sembilan desa. Partisipasi para pelaku usaha ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap penguatan ekonomi lokal sekaligus memberikan ruang promosi bagi produk unggulan desa. Beragam produk ditampilkan, mulai dari aneka makanan olahan, kerajinan tangan, hingga hasil kreativitas masyarakat lainnya yang menarik perhatian para tamu undangan dan peserta Musrenbang. Kehadiran stand UMKM tidak hanya menambah semarak kegiatan, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha serta memperluas jangkauan pemasaran produk. Melalui keterlibatan UMKM dalam kegiatan ini, pemerintah kecamatan berharap roda perekonomian masyarakat dapat terus bergerak dan berkembang. Langkah tersebut sejalan dengan upaya mendorong kemandirian ekonomi desa serta memperkuat daya saing produk lokal agar semakin dikenal luas.
Sebagai penutup, pelaksanaan Musrenbang RKPD ini diharapkan mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih terarah, partisipatif, dan tepat sasaran. Melalui sinergi antara pemerintah, pemangku kepentingan, serta masyarakat, berbagai usulan prioritas yang telah dirumuskan dapat menjadi langkah nyata dalam mendorong kemajuan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Klambu. Pemerintah kecamatan juga berkomitmen untuk terus mengawal setiap tahapan perencanaan agar selaras dengan kebijakan pembangunan di Kabupaten Grobogan. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan pembangunan ke depan dapat semakin inklusif, berdaya saing, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.